Jumat, 04 November 2016

PENGERTIAN,FUNGSI KELUARGA DAN MASYARAKAT

NAMA     : FAIZAL TANJUNG
KELAS    : 1TB03
NPM       : 22316541

1. KELUARGA

Keluarga adalah salah satu kelompok atau kumpulan manusia yang hidup bersama sebagai satu kesatuan atau unit masyarakat terkecil dan biasanya selalu ada hubungan darah, ikatan perkawinan atau ikatan lainnya, tinggal bersama dalam satu rumah yang dipimpin oleh seorang kepala keluarga dan makan dalam satu periuk.

Terdapat beberapa definisi keluarga dari beberapa sumber, yaitu:

1.      Keluarga adalah sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang bertujuan untuk menciptakan, mempertahankan budaya, dan meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional, serta sosial dari tiap anggota keluarga (Duvall dan Logan, 1986).

2.      Keluarga adalah dua atau lebih individu yang hidup dalam satu rumah tangga karena adanya hubungan darah, perkawinan, atau adopsi. Mereka saling berinteraksi satu dengan yang lain, mempunyai peran masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu budaya (Bailon dan Maglaya,1978 ).

3.      Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah satu atap dalam keadaan saling ketergantungan (Departemen Kesehatan RI, 1988). 

Suatu keluarga setidaknya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1.      Terdiri dari orang-orang yang memiliki ikatan darah atau adopsi.
2.      Anggota suatu keluarga biasanya hidup bersama-sama dalam satu rumah dan mereka membentuk satu rumah tangga.
3.      Memiliki satu kesatuan orang-orang  yang berinteraksi dan saling berkomunikasi, yang memainkan peran suami dan istri, bapak dan ibu, anak dan saudara.
4.      Mempertahankan suatu kebudayaan bersama yang sebagian besar berasal dari kebudayaan umum yang lebih luas.

Dijelaskan dalam sebuah kasus jika seandainya ada anggota keluarga yang pernah menjadi pecandu narkoba apa yang harus kita lakukan berdasarnya 5 fungsi keluarga tersebut :



Fungsi Biologis
·                     Memberi nasihat kepada keluarga yang menjadi pecandu narkoba
·                     Melakukan musyawarah keluarga apa tindakan yang akan diambil

Fungsi Pemiliharaan
·                     Memberi pengertian tentang bahaya narkoba
·                     Tidak mengucilkan anggota keluarga yang menjadi pecandu narkoba

Fungsi Ekonomi
·                     Anggota keluarga yang menjadi pecandu narkoba sangatlah merugikan, Dan apabila hal itu di biarkan terus terjadi, besar kemungkinan apabila uang yang digunakan untuk membeli narkoba telah habis maka anggota keluarga tersebut akan mencuri. Maka anggota keluarga yang menjadi pecandu narkoba harus cepat ditangani

Fungsi Keagamaan
·                     Memberikan nasihat agama kepada anggota keluarga yang mejadi pecandu narkoba
·                     Menyuruh dan mendorong anggota kelaurga tersebut untuk bertaubat dan mendekat diri kepada sang pencipta

Fungsi Sosial
·                     Melaporkan Hal tersebut kepada pihak berwajib agar penjual/pengedar narkoba yang menjual narkoba kepada anggota keluarga yang menjadi pecandu narkoba bisa cepat di tangkap agar korban pecanduan narkoba dapat berkurang.

2. MASYARAKAT

Dalam literatur ilmu-ilmu sosial, ada banyak definisi mengenai masyarakat. Beberapa pengertian Masyarakat menurut para ahli adalah sebagai berikut: 
  1. Pengertian masyarakat adalah sejumlah besar orang yang tinggal dalam wilayah yang sama, relatif independen dan orang orang di luar wilayah itu, dan memiliki budaya yang relatif sama. (Richard T. Schaefer dan Robert P. Lamm, 1998).
  2. Definisi Masyarakat adalah orang orang yang berinteraksi dalam sebuah wilayah tertentu dan memiliki budaya bersama. (John J. Macionis, 1997).
  3. Pengertian masyarakat adalah sekelompok individu yang memiliki kepentingan bersama dan memiliki budaya serta lembaga yang khas. Masyarakat juga bisa dipahami sebagai sekelompok orang yang terorganisasi karena memiliki tujuan bersama. (Wikipedia) 
  4. Adam smith menulis bahwa sebuah masyarakat dapat terdiri dari berbagai jenis manusia yang berbeda, yang memiliki fungsi yang berbeda (as among different merchants), yang terbentuk dan dilihat hanya dari segi fungsi bukan dari rasa suka maupun cinta dan sejenisnya, dan hanya rasa untuk saling menjaga agar tidak saling menyakiti “may subsist among different men, as among different merchants, from a sense of its utility without any mutual love or affection, if only they refrain from doing injury to each other.”
  5. Pengertian Masyarakat Menurut An-Nabhani bahwa masyarakat adalah sekelompok individu seperti manusia yang memiliki pemikiran perasaan, serta sistem/aturan yang sama, dan terjadi interaksi antara sesama karena kesamaan tersebut untuk kebaikan masyarakat itu sendiri dan warga masyarakat.
  6. Pengertian masyarakat menurut Linton adalah sekelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama sehingga dapat terbentu organisasi yang mengatur setiap individu dalam masyarakat tersebut dan membuat setiap individu dalam masyarakat dapat mengatur diri sendiri dan berpikir tentang dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batasan tertentu.
  7. Menurut M,J. Heskovits, masyarakat adalah sebuah kelompok individu yang mengatur, mengorganisasikan, dan mengikuti suatu cara hidup (the way life) tertentu.
  8. Menurut S.R. Steinmentz, masyarakat didefinisikan sebagai kelompok manusia yang terbesar meliputi pengelompokan-pengelompokan manusia yang lebih kecil yang mempunyai perhubungan erat dan teratur
  9. J.L Gillin mengartikan masyarakat sebagai sebuah kelompok manusia yang tersebar yang memiliki kebiasaan (habit), tradisi (tradition), sikap (attitude) dan perasaan persatuan yang sama.
  10. Menurut Mack Ever, arti Masyarakat sebagai  suatu sistem dari cara kerja dan prosedur, otoritas dan saling bantu-membantu yang meliputi kelompok-kelompok dan pembagian-pembagian sosial, sistem pengawasan tingkah laku manusia dan kebebasan. Sistem yang kompleks dan selalu berubah dari relasi sosial.
  11. Selo Soemardjan memberikan pengertian masyarakat sebagai orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan.

Dan berbagai definisi yang ada, dapat dicatat beberapa unsur penting masyarakat sebagai berikut:
  1. Adanya sekelompok manusia yang hidup bersama. Dalam hal ini, tidak dipersoalkan berapa jumlah manusia yang hidup bersama itu. Sedikitnya ada dua orang.
  2. Kehidupan hersama tersebut berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Ungkapan “cukup lama” bukanlah sebuah ukuran angka. Melainkan, hendak menunjukkan bahwa kehidupan bersama tersebut tidak bersifat insidental dan spontan, namun dilakukan untuk jangka panjang. 
  3. Adanya kesadaran di antara anggota bahwa mereka merupakan satu kehidupan bersama. Dengan demikian, ada solidaritas di antara warga dan kelompok manusia tersebut. 
  4. Kelompok manusia tersebut merupakan sebuah kehidupan bersama. Maksudnya, mereka memiliki budaya  bersama yang membuat anggota kelompok saling terikat satu sama lain.

Golongan masyarakat ;

Masyarakat Sederhana
Masyarakat sederhana adalah masyarakat yang lebih menggunakan hal-hal tradisional dalam kehidupan sehari-harinya,dan tidak banyak menggunakan barang-barang canggih atau barang-barang elektronik,sedangkan masyarakat maju atau modern adalah masyarakat yang sehari-harinya menggunakan barang-barang atau alat-alat canggih yang setiap harinya terus berkembang di muka bumi ini khusunya di Indonesia.

Masyarakat Maju
Masyarakat maju memiliki aneka ragam kelompok sosial, atau lebih dikenal dengan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai. Organisasi kemasyarakatan tumbuh dan berkembang dalam lingkungan terbatas sampai pada cakupannasional, regional maupun internasional.

Dalam lingkungan masyarakat maju, dapat dibedakan sebagai kelompok masyarakat non industri dan masyarakat industri :

Masyarakat Non Industri
Kita telah tahu secara garis besar bahwa , kelompok nasional atau organisasi kemasyarakatan non industri dapat digolongkan menjadi dua golongan, yaitu kelompok primer (primary group) dan kelompok sekunder (secondary group).

(a) Kelompok primer
Dalam kelompok primer, interaksi antar anggota terjalin lebih intensif, lebih erat, lebih akrab. Di karenakan para anggota kelompok sering berdialog, bertatap muka, sehingga mereka mengenal lebih dekat, lebih akrab.Dalam kelompok-kelompok primer bercorak kekeluargaan dan lebih berdasarkan simpati.
Contoh-contoh kelompok primer, antara lain :keluarga, rukun tetangga, kelompok belajar,kelompok agama, dan lain sebagainya.

(b) Kelompok sekunder
Antara anggota kelompok sekunder, terpaut saling hubungan tak Iangsung, formal, juga kurang bersifat kekeluargaan. Oleh karen yaitu, sifat interaksi, pembagian kerja, pembagian kerja antaranggota kelompok di atur atas dasar pertimbangan-pertimbangan rasional, obyektif.
Contoh-contoh kelompok sekunder, misalnya : partai politik, perhimpunan serikat kerja/serikat buruh, organisasi profesi dan sebagainya.

Masyarakat Industri

Durkheim mempergunakan variasi pembangian kerja sebagai dasar untuk mengklasifikasikan masyarakat, sesuai dengan taraf perkembangannya. Akan tetapi is lebih cenderung mempergunakan dua taraf klasifikasi, yaitu yang sederhana dan yang kompleks. Masyarakat-masyarakat yang berada di tengah kedua eksterm tadi diabaikannya (Soerjono Soekanto, 1982 : 190).
Jika pembagian kerja bertambah kompleks, suatu tanda bahwa kapasitas masyarakat semakintinggi. Solidaritas didasarkan pada hubungan saling ketergantungan antara kelompok-kelompok masyarakat yang telah men2enal pengkhususan.Otonomi sejenis, juga menjadi ciri daribagian/ kelompok-kelompok masyarakat industri. Otonomi sejenis dapat diartikan dengan kepandaian/keahlian khusus yang dimiliki seseorang secara mandiri, sampai pada batas-batas tertentu.

Berdasarkan penjelasan diatas, Masyarakat Indonesia sendiri sudah tergolong menjadi masyarakat yang maju. Selain memiliki beraneka ragam Ras,Suku,Agama dan pemakaian teknologi yang semakin berkembang, Sehingga pertumbuhan ekonim dan pembangunan di daerah pun semakin berkembang. Seperti yang dilansir dari berita dibawah ini:

Kabupaten Gumas Diharapkan Lebih Maju, Mandiri dan Masyarakat Semakin Sejahtera

BORNEONEWS, Gunung Mas - Dengan usia yang semakin bertambah yakni 14 tahun, pada 21 Juni 2016. Kabupaten Gunung Mas (Gumas) diharapkan bisa lebih maju mandiri dan masyarakat semakin sejahtera. Hal tersebut disampaikan Bupati Gumas, Arton S Dohong, saat acara ramah tamah di rumah jabatan Bupati Gumas, Selasa (21/6/2016) siang.
“Melalui kesempatan ini (peringatan hari jadi Kabupaten Gumas) kita harapkan supaya membangun Kabupaten Gunung Mas membutuhkan keterlibatan, kebersamaan dan gotong royong dari seluruh warga masyarakat,” ujar Arton.
Menurut dia, bila kebersaman terus terjalin keberadan Kabupaten Gumas benar-benar dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. Untuk itu semua kegiatan pembangunan dan program-program yang dilakukan pemerintah. Harus benr-benar melibatkan peran aktif dan partisipasi dari masyarakat yang ada didaerah tersebut.
“Semakin dewasa kabupaten ini akan semakin memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat didaerah ini,” cetusnya.
Pada kesempatan tersebut, Arton menyatakan ,sangat bersyukur bahwa rangkain kegiatan yang dilakukan dalam dalam memperingati hari jadi Gumas ke-14 bisa berjalan dengan aman, tertib dan lancar tanpa hambatan. Hal tersebut merupakan partisipasi dan kerja keras dari berbagai pihak untuk kabupaten bermoto bumi habangkalan penyang karuhei tatau.
“Kita sangat bersyukur acara ini berjalan dengan sukses. Kedepan mudah-mudahan bisa dihadiri oleh Gubernur atau Wakil Gubernur Kalimantan Tengah,” ujar dia.
Ditemui terpisah, Jagau Sihay, 56, memita kepada Pekab Gumas untuk terus berupaya melakukan pembangunan dengan baik. Serta selalu peka terhadap berbagai kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat.
“Kita akui memang pembangunan selama ini cukup maju dari sebelum pemekaran. Baik itu bidang pendidikan, kesehatan mau pun infrastruktur. Namun, pembangunan masih harus ditingkatkan lagi didaerah ini,” ucap dia. (EPRA SENTOSA/m)

Sumber ;

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blogroll

About

BTemplates.com

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive