Minggu, 19 Maret 2017

ILMU KEBUDAYAAN: Manusia dan Kebudayaan

Ilmu Budaya Dasar, yang merupakan mata kuliah dasar umum (MKDU) di semua perguruan tinggi di Indonesia, adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Mata kuliah dasar umum (MKDU) itu sendiri bertujuan untuk menghasilkan warga negara yang berjiwa pancasila (memenuhi dan menerapkan nilai-nilai pancasila pada kehidupan sehari-hari), takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (menaati dan menerapkan ajaran-ajaran agama yang dipercaya sebagai pedoman hidup sehari-hari), memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat (berbekal pengetahuan yang melimpah tentang budaya dalam kehidupan di kalangan masyarakat), dan mampu berperan dalam pelestarian budaya.
Secara umum, manusia sebagai satu kepribadian terbentuk dari tiga unsur yang menyokongnya, yaitu id, ego, dan superego.
  • Manusia dan Kebudayaan
Ø Unsur-unsur manusia
Manusia terdiri dari empat unsur yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya yaitu:
a) Jasad, sebagai wadahnya yang adalah tubuh
b) Hayat yang berarti kehidupan, dalam hal ini adalah nyawa manusia
c) Ruh, yang berhubungan dengan hal spiritual
d) Nafs merupakan akal yang terdapat pada manusia.
Ø Hakekat manusia
Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh, karena manusia memiliki:
a) Akal atau rasio untuk berfikir
b) Kehendak untuk mengatur sendiri hal yang diinginkan
c) Perasaan indrawi, merupakan daya rasa yang berhubungan dengan organ-organ tubuh, yakni panca indra
d) Perasaan rohani, ialah perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia, yakni perasaan intelektual, perasaan estetis, perasaan etis, perasaan diri, perasaan sosial, dan perasaan religius.
  • Manusia dan Cinta Kasih
Cinta kasih terdiri dari dua kata tunggal yaitu cinta dan kasih. Cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Kasih adalah perasaan sayang atau cinta (kepada) atau menaruh rasa belas kasihan.
Ø Unsur-unsur dalam cinta
Cinta memiliki tiga unsur yang membangun bentuk-bentuk cinta, yaitu:
a) Intimacy (keintiman), ialah kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa tidak ada jarak di antara manusia-manusia yang bersangkutan.
b) Passion (kemesraan), merupakan rasa ingin besentuhan (berpelukan, bergandeng tangan, dsb).
c) Commitment (keterikatan), perasaan untuk selalu bersama.
Dari ketiga unsur tersebut dapat terbentuk macam-macam bentuk cinta tergantung pada seberapa besar masing-masing unsur yang ada, seperti contohnya cinta setia, dan cinta saudara.
Ø Cinta menurut ajaran agama
Dalam ajaran agama, juga diajarkan berbagai bentuk cinta
a) Cinta diri, ialah rasa kagum pada diri sendiri sehingga segala hal haruslah berbuah baik untuk diri sendiri.
b) Cinta kepada sesama manusia, merupakan rasa peduli terhadap orang lain.
c) Cinta seksual, ialah cinta yang erat dengan dorongan seksual dan bertujuan untuk melanjutkan keturunan.
d) Cinta kebapakan, ialah rasa cinta yang dirasakan oleh seorang bapak kepada anaknya dalam bentuk perasaan bangga.
e) Cinta kepada Allah, merupakan puncak cinta manusia. Bentuk cinta ini merupakan cinta yang paling jernih.
f) Cinta kepada Rasul, merupakan idealisme hidup sempurna bagi manusia baik dalam moral, tingkah laku, maupun berbagai sifat lainnya.
Ø Kasih sayang
Kasih sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta, atau perasaan suka kepada seseorang. Kasih sayang merupakan bentuk dasar dari komukasi keluarga. Adapun kasih sayang antara orangtua dan anak dibagi menjadi empat:
a) Aktif – Pasif, yaitu orangtua yang aktif dalam memberikan kasih sayang berupa perhatian yang melimpah namun anaknya hanya bersikap cuek terhadap orangtuanya.
b) Pasif – Aktif, yaitu orangtua yang kurang memberikan perhatian meskipun anaknya memberikan perhatian melimpah pada orangtuanya. Biasanya ini terjadi pada kedua orangtua yang bekerja.
c) Aktif – Aktif, yaitu kasih sayang dan perhatian yang diberikan dari orang tua kepada anak melimpah dan vice versa.
d) Pasif – Pasif, yaitu orangtua dan anak yang keduanya cuek akan keberadaan masing-masing, atau terlalu sibuk dengan dirinya sendiri.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blogroll

About

BTemplates.com

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive