Jumat, 23 September 2016

Permasalahan Sosial Proyek Reklamasi

PERMASALAHAN SOSIAL
        Menurut Soerjono Soekanto permasalahan sosial merupakan suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Sedangkan pendapat saya adalah suatu aturan atau unsur kebudayaan yang dipaksakan untuk merubah suatu kebudayaaan yang telah berlangsung di suatu kelompok masyarakat. 
      Salah satu contoh permasalahan sosial dimasyarakat yang sedang berkembang adalah proyek reklamasi. Reklamasi merupakan penimbunan atau pengurukan kawasan perairan dengan tanah sehingga menjadi daratan yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti perumahan, perkantoran, dan tempat wisata. Saat ini pemerintah Indonesia sedang gencar-gencarnya melaksanakan proyek reklamasi di wilayah perairan Jakarta 












Sumber: Foto udara suasana proyek pembangunan reklamasi Teluk Jakarta di Pantai Utara Jakarta, minggu (28/2)

        Permasalahan sosial dalam proyek reklamasi yang terjadi di Teluk Jakarta, telah ada sejak era pemerintahan Tjokro Pranolo yang saat itu menjadi pemimpin tertinggi di DKI Jakarta. Sejak hal itu pemprov DKI Jakarta terlibat perang dingin dengan Kementrian Lingkungan Hidup terkait reklamasi tersebut. Jika proyek reklamasi tersebut tetap di lakukan maka banyak masyarakat setempat yang mangalami permasalahan sosial. 
      Salah satu masalah yang timbul selanjutnya keberadaan proyek reklamasi ini adalah soal perizinan pembangunan kawasan dimana terdapat kurang lebih 49 permohonan izin reklamasi di Indonesia. Namun pemerintah baru menindak lanjuti 3 perizinan yaitu: reklamasi carap, teluk benoa, dan teluk Jakarta. Namun kementrian kelautan dan perikanan baru menyetujui satu izin proyek reklamasi yang telah memenuhi syarat yaitu proyek reklamasi di carap Sumatra Selatan. Itu berarti dua lainya belum mempunyai izin pembangunan namun pada kenyataannya proyek reklamasi tersebut tetep berlangsung. 
      Dampak selanjutnya dari proyek reklamasi bagi masyarakat setempat yang bekerja sebagai nelayan mereka akan mengalami penurunan penghasilan atau pendapatan. Karena proyek reklamasi tersebut otomatis akan menganggu keseimbangan ekosistem laut dan berkurangnya biota laut. Dari hal tersebut banyak masyarakat yang menolak proyek reklamasi. 


         









Sumbaer: Sejumlah nelayan melakukan aksi unjuk rasa untuk menolak reklamasi Teluk Jakarta di depan Mall Gren Bay, Jakarta Utara, rabu (2/12), (Republik/wihdan).
     
   Selain permasalahan dalam bidang perekonomian proyek reklamasi juga akan berdampak pada naiknya air laut ke daerah pesisir pantai atau bahkan akan mengancam tenggelamnya suatu wilayah. Dampak selanjutnya juga menyebabkan pencemaran lingkungan karena dalam proyek reklamasi tersebut banyak menggunakan bahan-bahan kimia yang tidak ramah lingkungan contonya semen, cat, besi-besi, dan lain sebagainya.
      Menurut saya sebelum mengadakan proyek reklamasi pemerintah maupun pihak PT yang menangani reklamasi harus mempertimbangkan lebih lanjut dampak terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah reklamasi. Dari permasalahan yang ada harus dilakukan uji kelayakan lebih lanjut mengenai proyek reklamasi tersebut dan jangan menguntungkan salah satu pihak melainkan harus memberikan keuntungan dan keabaikan bagi kehidupan masyarakat yang berada di wilayah tersebut. 

Sumber:
  • http://www.fahdisjro.com/2014/09permasalahan-sosial.html
  • http://nasional.republik.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/16/04/03/o51dj4394-lengkap-kronologi-teluk-jakarta 
  • https://titobagussetiawan.wordpress.com/2016/04/16/ reklamasi-teluk-jakarta/


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blogroll

About

BTemplates.com

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive