Kamis, 13 April 2017

DIA & JOGJA

DIA & JOGJA
                Pertama tama saya ingin memberi tahu kepada pembaca apa keuntungan dalam menjalani suatu hubungan, yaitu yang pertama adalah: tidak kesepian. Ya dalam suatu hubungan kita akan sangat jarang merasakan suatu kondisi dimana kita merasa kesepian, udah segitu aja karna disini saya bukan ingin menjelaskan apa itu hubungan melainkan saya akan menjelaskan apa itu indahnya suatu hubungan ditambah lagi dengan keindahan yang dimiliki oleh kota jogja dimana ditempat itulah cerita ini didasarkan. Sebelumnya maaf jika tulisan ini tidak tertulis sedemikian rupa dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dikarenakan profesi saya yang bukan penulis.

                Jadi pada saat SMA sekolah saya mengadakan studi tour yang bertuju kepada kota jogja, toh sebenarnya saya sudah sangat bosan dengan jogja dikarenakan saya sendiri sudah sering bolak balik kota jogja untuk mengunjungi saudara saudara disana, namun pada kesempatan yang diberikan tuhan saat itu, jogja terasa seperti paris bahkan lebih hanya karna satu orang. Pada saat dijogja entah mengapa perempuan ini lebih terlihat menarik ketika terlihat senang berbanding terbalik pada saat disekolah, mungkin karna dia yang tidak pernah mengunjungi jogja. Spontan aku berbincang dengannya membahas tentang budaya budaya yang ada di jogja serta tempat tempat menarik yang dapat dikunjungi dijogja. Dia terlihat tertarik dengan pembicaraan yang kita bahas dan saya… semakin tertarik dengan dirinya, seolah olah pada saat itu ada sebuah tali yang selalu menarik saya kepada dirinya, lalu dijogja kami mengunjungi tempat tempat wisatanya seperti Candi Prambanan, Goa Pindul dan lain sebagainya, namun tempat tempat itu tidak akan terlihat indah jika tidak disandingkan dengan “dia” senyumannya, cara dia tertawa, caranya dia suka dengan lelucon lelucon yang pada dasarnya itu tidak lucu, saya suka semua yang dimiliki olehnya pada saat itu, sangat berbeda dengannya jika disekolah ia selalu terlihat focus bahkan tertawa pun ditahan tahan tidak selepas sekarang, ketika bersama saya. Jogja, jogja sebelum dikunjungi oleh “dia” menurut saya tidak ada apa apanya, melainkan hanya kota yang sering dikunjungi orang orang entah itu dari lokal sampai ke mancanegara sekalipun, terkadang saya bingung mengapa mereka pergi ke kota yang sangat biasa itu. Namun saya sekarang sadar mengapa mereka mengunjungi kota jogja, ya.. kota ini adalah momen dimana saya dapat menemukan suatu keindahan yang hadir dalam hidup saya yang biasa biasa ini. Keindahan yang diberikan oleh kota jogja bukan merupakan daya tarik seperti gunungnya, candinya, ataupun tempat tempat lain yang disuguhkan oleh kota jogja itu sendiri, melainkan kota jogja dapat memberikan suatu hal yang lebih daripada itu, yaitu dengan adanya dia di jogja. Kami jalan jalan mengitari kota jogja pada malam hari, ya.. saya sudah hampir berpuluh puluh kali mengitari kota jogja, namun kali ini jogja terlihat lebih berwarna dari biasanya, kami juga menyempatkan diri untuk mencicipi makanan yang ada di jogja, walaupun itu hanya ke angkringan saja, dan kami pun makan di sana, selagi makan kami juga membahas tentang pengalaman satu sama lain, dan juga membahas masa depan masing masing, entah mengapa momen seperti ini saya sangat sukai, momen seperti ini jika digambarkan seperti engkau berhasil mendaki gunung Everest, berhasil menyebrangin Menara WTC dengan hanya seutas tali, berhasil mengelilingi dunia, berhasil memanjat ke puncak Menara Eiffel lalu terjun dengan menggunakan parasut, momen saat itu lah dimana semua kebisingan dan beban pikiran didunia ini sirna, hanya dengan mendengarkan dia berbicara, melihat caranya tertawa, jika orang lain menawarkan saya untuk menjadi milyuner dibandingkan memiliki momen ini, saya akan memilih menjadi milyuner dan kemudian mengajaknya setiap hari ke angkringan tersebut, Angkringan Jogja itulah tempat yang paling indah saat ini menurut saya, dan momen saat itulah adalah hubungan kami yang paling indah menurut kita berdua.
Share:

1 komentar:

Blogroll

About

BTemplates.com

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive