Minggu, 09 April 2017

MANUSIA DAN KEINDAHAN


Alvian Aditia
1TB03
20316644


A.   Pengertian Manusia
Manusia adalah makhluk ciptaan ALLAH swt yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya, karena manusia mempunyai akal dan pikiran untuk berfikir secara logis dan dinamis, dan bisa membatasi diri dengan perbuatan yang tidak dilakukan, dan kita pun bisa memilih perbuatan mana yang baik (positif) atau buruk (negatif) buat diri kita sendiri.

B.   Pengertian Keindahan
Keindahan, sering diutarakan kepada situasi tertentu, arti kata keindahan yaitu berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan identik dengan kebenaran, sesuatu yang indah itu selalu mengandung kebenaran.

Menurut luasnya pengertian keindahan dibedakan menjadi 3, yaitu :
1. Keindahan dalam arti luas, menurut Aristoteles keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan
2. Keindahan dalam arti estetik murni, yaitu pengalaman estetik seseorang dalam hubungan dengan segala sesuatu yang diserapnya.
3. Keindahan dalam arti terbatas, yaitu yang menyangkut benda-benda yang dapat diserap dengan penglihatan yakni berupa keindahan bentuk dan warna

Ada 2 nilai yang penting dalam Keindahan :
1. Nilai ekstrinsik
2. Nilai intrinsik

C. Penyebab manusia menciptakan keindahan

Keindahan pada dasarnya adalah alamiah (keindahan ciptaan Tuhan). Alamiah artinya: wajar, tidak berlebihan dan tidak juga kurang.
Contoh: Kalau pelukis melukis wanita lebih cantik dari keadaan sebenarnya atau dilebih-lebihkan akan tidak terlihat indah. Maksudnya misalnya wanita aslinya berkulit sawo matang namun saat dilukis berkulit putih atau matanya belo menjadi sipit.

3.      Tujuan/motivasi seniman menciptakan keindahan:
·            Tata nilai yang telah usang
·            Kemerosotan zaman
·            Penderitaan manusia
·            Keagungan Tuhan

D. Cara untuk Mengetahui Suatu Keindahan
1. Renungan
Renungan berasal dari kata renunag, merenung artinya dengan diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung.
2. Keserasian
Keserasian berasal dari kata serasi-serasi dari kata dasar rasi artinya cocok, sesuai, atau kena benar. Kata cocok sesuai atau kena mengandung unsur pengertian perpaduan, ukuran dan seimbang.
3.Kehalusan
Kehalusan berasal dari kata halus artinya tidak kasar (perbuatan) lembut, sopan, baik (budi bahasa), beradab. Oleh karena itu kehalusan dapat menunjukan nilai keindahan seseorang dan sikap kasar bisa mengurangi nilai Kehalusan berarti sifat-sifat yang halus.
bermusuhan. keindahan dari seseorang.
4. Kontemplasi
Suatu proses bermeditasi, merenungkan atau berpikir penuh dan mendalam untuk mencari nilai-nilai makna, manfaat, dan tujuan, atau niat hasil penciptaan.

E. Siksaan

Siksaan yang sifatnya psikis
·               Kebimbangan: memiliki arti tidak dapat menetukan pilihan mana yang akan dipilih.
·               Kesepian: merupakan rasa sepi yang dia alami pada dirinya sendiri / jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang ramai.
·               Ketakutan: adalah sebuah sesuatu yang tidak dinginkan yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar – besarkan tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia.
·               Claustrophobia dan agrophobia: rasa takut terhadap ruangan tertutup.
·               Gamang: rasa takut akan tempat yang tinggi.
·               Kegelapan: rasa takut bila seseorang berada di tempat gelap.
·               Kesakitan: ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami.
·               Kegagalan: ketakutan dari seseorang karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan.
·               Kekalutan Mental: gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.

Gejala jasmani dan gejala psikis:
  • Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
  • Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah

Sebab-sebab terjadinya kekalutan mental:
  • Kepribadian yang lemah
  • Terjadinya konflik sosial budaya
  •  Cara pematangan batin
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blogroll

About

BTemplates.com

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive